VOLUME MOLAR PARSIAL
Molal atau molalitas didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut per kg pelarut, berarti merupakan perbandingan antara jumlah mol zat terlarut dengan massa pelarut dalam kilogram sementara. Molal atau molalitas didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut per kg pelarut. Berarti merupakan perbandingan antara jumlah mol zat terlarut dengan massa pelarut dalam kilogram. Volum molar parsial adalah kontribusi pada volum, dari satu komponen dalam sampel terhadap volum total. Volum molar parsial komponen suatu campuran berubah-ubah tergantung pada komposisi, karena lingkungan setiap jenis molekul berubah jika komposisinya berubah dari A murni ke B murni. Perubahan lingkungan molekuler dan perubahan gaya-gaya yang bekerja antara molekul inilah yang menghasilkan variasi sifat termodinamika campuran jika komposisinya berubah. Volume molar adalah volume yang dimiliki setiap mol suatu zat pada temperaturdan tekanan tertentu. Volume molar parsial suatu zar dalam larutan adalah perubahanvolume yang terjadi apabila satu mol komponen x ditambahkan pada larutan tersebutdan tidak mengubah komposisi sistem. Volume molar parsial dari komponen x padasuatu sistem sama dengan kenaikan atau penurunan yang sangat kecil pada volumedibagi dengan banyaknya mol zat yang ditambahkan pada saat keadaan suhu, tekanan,dan jumlah komponen lain yang ada pada sistem tersebut konstan.Secara matematik, volume molar parsial didefinisikan sebagai:
Faktor-Faktor yang mempengaruhi perubahan volume molar parsial adalahadanya perbedaan antara gaya intermolekular pada larutan dan pada komponen murni penyusun larutan tersebut, dan adanya perbedaan bentuk dan ukuran molekul suatularutan dan pada komponen murni penyusun larutan tersebut (Dogra, 1990).
Natrium klorida merupakan suatu senyawa kimia dengan
rumus kimia NaCl. Sifat fisik dan kimia yang dimiliki oleh NaCl
yaitu berbentuk bubuk kristal padat yang sedikit berbau, berasa
garam, dengan warna putih. Bahan ini memiliki berat molekul 58,44 g/mol, titik
didihnya 1413° C dan titik lelehnya 801° C.
NaCl ini mudah larut dalam air
dingin, air panas. Larut dalam gliserol,
dan amonia. Sangat sedikit larut dalam
alkohol dan tidak larut dalam asam klorida.
Kasus kontak dengan NaCl, segera basuh
kulit dengan banyak air sedikitnya selama
15 menit dengan mengeluarkan pakaian yang
terkontaminasi dan sepatu. Tutupi kulit
yang teriritasi dengan yg sesuatu melunakkan. Air dingin mungkin dapat
digunakan dan pakaian dicuci sebelum digunakan kembali benar-benar bersih
sepatu sebelum digunakan kembali. Dapatkan perawatan medis dengan segera jika
terjadi kontak yang serius (Brady, 1990).
Aquades disebut juga Aqua Purificata (air murni) H2O
dengan. Air murni adalah air yang dimurnikan
dari destilasi. Satu
molekul air memiliki
dua hidrogen atom
kovalen terikat untuk satu oksigen. Aquades merupakan cairan
yang jernih, tidak berwarna dan tidak berbau. Aquades juga memiliki berat
molekul sebesar 18,0 g/mol dan PH antara
5-7. Rumus kimia dari aquades yaitu H2O. Aquades ini memiliki
allotrop berupa es dan uap. Senyawa ini tidak berwarna, tidak berbau dan
tidak meiliki rasa.
Aquades merupakan elektrolit
lemah. Air dihasilkan
dari pengoksidasian hidrogen dan banyak digunakan sebagai bahan pelarut
bagi kebanyakan senyawa (Rohyami, 20018).
Volume molar parsial merupakan kontribusi volume
setiap komponen terhadap volume total suatu larutan. Semakin besar konsentrasi maka volume molar parsial akan semakin kecil. Hal tersebut terjadi karena konsentrasi berhubungan dengan n (jumlah mol). Sehingga, pertambahan dari konsentrasi akan memperkecil volume molal parsia. Jika hal itu terjadi pada suatu sistem
larutan yang terdiri dari pelarut dan zat terlarut akan diperoleh volume total
larutan yang tidak ditentukan dari jumlah volume pelarut dan volume zat
terlarut. Volume total larutan sangat tergantung pada komposisi pelarut dan zat
terlarut. Saat
terjadi proses pelarutan maka zat terlarut akan tersolvasi dalam pelarut
sehingga molekul zat terlarut akan dikelilingi oleh molekul-molekul pelarut.
Banyaknya molekul pelarut yang mengelilingi zat terlarut tersebut tergantung pada jenis
zat terlarut dan pelarut yang menyebabkan zat terlarut membutuhkan volume
tertentu. Massa jenis suatu zat dapat ditentukan dengan berbagai alat yaitu salah satunya adalah dengan menggunakan piknometer. Piknometer adalah suatu alat yang terbuat dari kaca, bentuknya menyerupai botol parfum atau sejenisnya. Piknometer merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur nilai massa jenis atau densitas fluida. Terdapat juga beberapa macam ukuran dari piknometer, tetapi biasanya volume piknometer yang banyak digunakan adalah 10 ml dan 25 ml, dimana nilai volume tersebut valid pada temperatur yang tertera pada piknometer tersebut. Volume molal pelarut murni yang dapat dihitung dari berat molekul (18,016 untuk air) dapat dibagi dengan berat jenis, pada keadaan yang diamati. Untuk larutan tersebut dipenuhi (Tim kimia fisika, 2014).
Apabila suatu volume yang besar dari air murni ditambahkan 1 mol H2O, maka volumenya akan bertambah 18 cm3 dan kita dapat mengatakan bahwa 18 cm3 mol-1 adalah volume molar air murni. Walaupun mengatakan demikian, jika kita menambahkan 1 mol H2O ke dalam etanol murni yang volumenya besar, maka pertambahan volume hanya 14 cm3. alasan dari perbedaan kenaikan volume ini adalah volume yang ditempati oleh sejumlah tertentu molekul air bergantung pada molekul-molekul yang mengelilinginya. Begitu banyak etanol yang ada sehingga setiap molekul H2O dikelilingi oleh etanol murni, kumpulan molekul-molekul itu menyebabkan etanol hanya menempati ruang sebesar 14 cm3. kuantitas 14 cm3 mol-1 adalah volume molar parsial air dalam etanol murni, yaitu volume campuran yang dapat dianggap berasal dari suatu komponen (Atkins, 1994).
DAFTAR PUSTAKA
Atkins, 1994. Kimia Fisik. Jakarta : Erlangga.
Brady, J. E. 1990. Kimia Universitas Asas dan Struktur Jilid 1. Jakarta : Binarupa Aksara.
Dogra, S.K. 1990. Kimia fisik dan soal-soal. Jakarta: Universitas Indonesi.
Rohyami. 20018. Kimia fisika. Yogyakarta: Deepublish.
Tim kimia fisika. 2014. Penuntun praktikum kesetimbangan kimia. Jember: FMIPA UNEJ.
Komentar
Posting Komentar